We were approached by someone who is VERY curious about our ice cream during our event in Sutos (Surabaya Town Square). He asked lots of questions!

At the end of the series of questions, he revealed that he is Mas Adit from Suara Surabaya Radio, the biggest and the most popular radio station in Surabaya!

Mas Adit loved SKÜP ice cream so much that he wanted to interview our Founder and CEO, Veranny Budiman free of charge!

Considering many companies are willing to spend millions to advertise with them, we agreed immediately!

Below is the recording of Veranny Budiman’s interview with Suara Surabaya. Simply click the play button to listen.

Suara Surabaya SKUP Interview Logo

And here’s the full transcript of our Founder’s Interview with Suara Surabaya.

Narrator: “Bisnis Kreatif”

Narrator: “Dimulai sekitar 6 bulan lalu, Veranny Budiman memulai bisnis ice cream. Ide berbisnis ice cream muncul ketika Veranny memperhatikan kalau banyak orang ingin memakan ice cream tapi takut gemuk atau sakit.”

Veranny Budiman: “Biasanya kalau untuk anak-anak kecil, itu orang tuanya itu kalau diminta untuk belikan ice cream biasanya ngomongnya “Oh Nanti kamu batuk, pilek” dari situ saya tercetus untuk membuat ice cream yang sebenarnya bisa dikonsumsi untuk banyak kalangan dari anak2 muda sampai orang tua dan aman.”

“Proses pembuatan gourmet ice cream ini juga sama dengan ice cream lainnya, tapi yang berbeda dari bahannya karena Veranny tidak memakai telor dan hanya memakai gula 20% lebih rendah daripada ice cream lainnya.”

“Jadi dengan kita nggak pakai telor, berarti SKÜP ice cream ini juga lebih rendah lemak dan kolesterolnya. Secara otomatis gitu. Kita juga ngga pake preservative atau pengawet ya, bahan pengawet. Rendah lemak dan rendah gula, gitu.”

“Susu saya ambil dari Australia, creamnya dari Eropa karena mencari yang kualitasnya paling baik. Dalam arti kualitas secara rasa karena terus terang kalau bahan seperti susu, cream itu variasi rasa dan teksturnya itu beda-beda banget. Dari tiap Negara, dari tiap tempat itu beda sekali.”

Narrator: Perempuan yang dulu menempuh pendidikan teknologi pangan di New Zealand ini mengaku kalau bisnis ice cream miliknya baru dipasarkan lewat online. Dan menarget segmen orang-orang yang hobi makan ice cream tanpa harus takut kegemukan.

“Bisnis Kreatif – Dipersembahkan Suara Surabaya”

Veranny Budiman Phone Interview with Suara Surabaya

Thank you Suara Surabaya! Hope to see you again in our next interview!